Lantern Garden Lagoi Bay Bintan - Taman Wisata Edukasi Warga Kepri
Lantern Garden merupakan wahana taman hiburan berupa lentera yang dihiasi dengan lampu warna warni. Terletak didalam kawasan wisata Lagoi Bay dan didirikan diatas lahan dekat pinggiran pantai seluas 4000 meter persegi dengan panjang lintasan hingga 300 meter. Didalamnya terdapat berbagai macam jenis replika hewan dan beberapa spesies diantaranya adalah satwa yang dilindungi oleh negara karena keberadaanya yang semakin sedikit dan sudah hampir punah.
Memasuki kawasan lampion, pengunjung disambut oleh sepasang Lumba-Lumba berwarna biru, mamalia yang terkenal sangat bersahabat dengan manusia. Berjalan kedepan, kita akan melihat seekor Harimau Sumatra, Badak Jawa, Komodo, Gajah Sumatra, dan Orangutan. Kemudian kita akan memasuki sebuah terowongan berwarna biru keunguan dan sedikit berkelok, panjangnya sekitar 14 meter. Saat melewati terowongan, akan terdengar suara deburan ombak beserta alunan nada yang menenangkan. Sampai diujung lorong, ada puluhan gelembung balon yang menandakan kita sudah sampai kedalam dunia bawah laut.
Lampion ubur-uburnya unyu yaq
Pintu masuk Lantern Garden Lagoi Bay
Harimau Sumatra,Badak Jawa dan Gajah Sumatra
Taman ini hadir untuk memberikan suasana baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Lagoi. Jika biasanya Lagoi hanya bisa dinikmati keindahannya saat siang hari, sekarang saat malam hari pengunjung juga bisa tetap melakukan kegiatan berwisata. Jam operasional Lantern Garden untuk weekday dimulai dari jam 17.00-22.00 wib. Untuk weekend dimulai dari jam 14.00-23.00 wib. Beruntung sekali saat malam kunjungan ke Lantern Garden kami ditemani oleh Mba Helsa Caesaria selaku event coordinator PT Bintan Resort Cakrawala.
Biaya masuk per orang dikenakan sebesar 25rb untuk wisatawan lokal dan harus menunjukkan kartu identitas diri. Sedangkan untuk turis mancanegara dikenakan biaya sebesar 50rb. Untuk anak-anak dikenakan biaya sebesar 15rb. Pernak pernik dan bahan lampion terbuat dari kain khusus yang dibentuk menyerupai bentuk hewan dan biota laut, lalu diwarnai dan diberi lampu. Sebagian besar lampion didatangkan langsung dari pulau Jawa. Sedangkan untuk pelengkap keindahan taman, dikerjakan oleh warga Tanjung Pinang.
Terowongan bawah laut
Ikan nemo beserta rumput laut
Ikan Lepu, salah satu jenis ikan laut yang berbahaya karena mempunyai racun dibagian siripnya.
Tak hanya sekedar menikmati indahnya lampion, taman ini juga mempunyai nilai edukasi, sehingga sangat cocok untuk wisata keluarga kecil seperti www.akutwibowo.com. Para orang tua bisa mengenalkan berbagai macam hewan langka kepada anaknya, karena disamping lampion terdapat papan keterangan tentang hewan tersebut. Bagi para pengunjung, sudah disediakan trek khusus dan tidak diperkenankan melewati tali pembatas antara jalan dan lampion karena dikhawatirkan bisa terkena aliran listrik. Walaupun lampion ini tergolong aman, tapi ada baiknya memperhatikan larangan yang sudah diberlakukan.
Hewan laut pertama yang kita lihat setelah melewati terowongan adalah sepasang ikan badut yang lebih dikenal anak-anak dengan sebutan ikan nemo, lalu ikan dorry, kuda laut, ikan barracuda, ikan hiu, ikan paus, penyu, berbagai macam ganggang laut, rumput laut, ubur-ubur, gurita, dan ikan lepu. Penting sekali untuk mengingatkan anak-anak bahwa ikan lepu adalah salah satu jenis ikan berbahaya karena mempunyai bisa/racun pada bagian atas siripnya. Apabila seseorang terkena racun dan tidak ditolong dalam jangka waktu dua jam, bisa menyebabkan kematian, jika racun yang masuk kedalam tubuhnya cukup banyak.
Ikan lepu biasanya hidup di perairan hangat dan suka membenamkan dirinya dibawah pasir/lumpur dan bersembunyi diantara batu karang untuk menunggu mangsanya datang. Racun ikan lepu terdiri dari protein. Apabila ada yang terkena racun ikan lepu, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengkompres bagian yang terkena sengat dengan air panas karena protein bisa terurai dengan suhu tinggi, lalu segera dibawa ke rumah sakit. Berwisata sambil belajar pastinya akan menimbulkan suatu kenangan tak terlupakan untuk anak-anak, apalagi tempatnya indah dan memanjakan mata.
Pengen kesini juga, cantik banget pas malam ya
ReplyDeleteNanti babang mainlah ke sana, ia keren pas malam.
Deletetumben fotonya tidak banyak ka,
ReplyDeleteWkkkkk, on progress, aslinya banyak Roy. Tapi internet lagi lola.
DeleteGak sempat ke sini waktu ke Bintan Januari lalu demi nonton Pangako Sa'yo wkwkwk. Penuh drama banget hidup saya :D
ReplyDeleteEaaaa, masih banyak event di Bintan, nextnya bisalah Teh Lina main ke sini
DeleteKeren yah jadi rame kalau malam di Lagoi Bay karena ada wisata ini salah satunya
ReplyDeleteIyesss Asad, jadi wisata Lagoi ga melulu bisa dinikmati siang hari aja karena sekarang udah ada Lantern Garden.
Deletewih enak banget untuk bertamasya dengan keluarga nih ... cantik juga ya kalau malam gini
ReplyDeleteBukan enak tapi asik Lebah Gougle wkkkkk. Ia bagusnya datang pas malam hari, cakep lampionnya.
DeleteBagus banget Ka, suka ama lampion ubur-uburnya.
ReplyDeleteBagus banget kak. Ubur-ubur itu paling banyak peminatnya.Pas mau keluar terowongan jg rasanya rada speachles gitu, liat gelembung balon sama denger suara ombak, hehe.
DeleteBelum kesampaian ke sini. Kapan ya bisa piknik lagi sama teman-teman?
ReplyDeleteMain dong bang, banyak tanggal merah nih.
Deletemakin banyak ya lampion nya...
ReplyDeleteIa Kak Sarah, makin banyak, makin indah.
DeleteEh sudah ada guritanya ya... makin cakep aja tempatnya....
ReplyDeleteIyessss mba, guritanya gede bingit, makin cakep tempatnya.
Deletelucu banget ya tempatnya, next time kalau ngemper ke sini , maen ah ke taman lampion
ReplyDeleteYohaaa, lucu banget kak. Berasa jadi anak-anak lg pas masuk taman lampionnya hehe.
DeleteMemang cakep nih kalo malam. Kemarin ke sini pas siang-siang, masih tutup! Huhuhu
ReplyDeleteNext time kalo nginep di Sanchaya biar aku mampir. Aamiin!
Sanchayaaaa.. mihil tuh, aamiin, semoga bisa kesana. Diaminin sama warga se Kepri, eaaaa..
ReplyDelete